Tuesday, July 20, 2010

Award Selanjutnya, dan... Selanjutnya :p

Award lagi nih prend :) Trims untuk yang sudah memberi saya award award manis ini. Keep blogging ya gals!

Nah, award saya ada yang datang dari freetaskatcampus


Jadi, untuk teman-teman blogger yang akan saya beri award ini harus meletakkan link-link dibawah.
1. agus` site
2. Elang Antarnusa
3. 
Plus N78
4. Sasaciq
5. Catatan tanpa tinta
6. 
monsterilmiah
7. freetaskatcampuss
8. Galerikuliner
9.
10.

Silahkan letakkan link sobat di nomor 9, okee..

Dan ini adalah award dari  kumpulcent. Silahkan letakkan link yang ini ya..

1. Ahmil's Blog
2. Lepembusu13
3. Faijal chemistry
4. Sasaciq Blog
5. Plus n78
6. CucuOmaTuka
7. arkje
8. Shankers_SA
9. kumpulcent
10. Galeri Kuliner

Nah, untuk award pertama saya berikan kepada:
* chandra
* wenks
*  grecek
*  uma
*  positivego

Dan award kedua untuk:
*  nats
* priagoenks
* donygols
* diarynadya
*  langga

Selamat ya, buat yang udah dapet award..
Aturan mainnya bisa kalian lihat disini.

The Finest Coffee Bean from Indonesia: Kopi Luwak

Ehm, saya belakangan ini sering mendapati berita seputar kopi luwak di televisi, soal haram atau tidaknya kopi luwak ini. Namun, sebelumnya mungkin bagi Anda yang belum tahu pasti kopi yang secangkirnya diberi harga USD50 atau setara 500.000 rupiah ini, info yang satu ini dapat membantu Anda mengenal seluk beluk kopi luwak.

Kopi Luwak adalah jenis kopi dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan binatang bernama luwak. Kemasyhuran kopi ini telah terkenal sampai luar negeri. Bahkan di Amerika Serikat, terdapat kafe atau kedai yang menjual kopi luwak (Civet Coffee) dengan harga yang cukup mahal. Kopi yang dikais dari kotoran luwak ini bisa mencapai harga US$100 per 450 gram. Hanya saja kebenaran kopi yang dijual adalah benar-benar kopi luwak masih dipertentangkan.
Kemasyhuran kopi ini diyakini karena mitos pada masa lalu, ketika perkebunan kopi dibuka besar-besaran pada masa pemerintahan Hindia Belanda sampai dekade 1950-an, di mana saat itu masih banyak terdapat binatang luwak sejenis musang.

Binatang luwak senang sekali mencari buah buahan yang cukup baik termasuk buah kopi sebagai makanannya. Biji kopi dari buah kopi yang terbaik yang sangat digemari luwak, setelah dimakan dibuang beserta kotorannya, yang sebelumnya difermentasikan dalam perut luwak. Biji kopi seperti ini, pada masa lalu sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan difermentasikan secara alami. Dan menurut keyakinan, rasa kopi luwak ini memang benar benar berbeda dan spesial dikalangan para penggemar dan penikmat kopi.
Namun binatang Luwak saat ini sekarang sukar untuk ditemukan. Dagingnya yang dipercaya dapat mengobati penyakit Asma membuat hewan ini terus diburu. Disayangkan kenikmatan kopi yang berasal dari memungut biji-biji kopi dari kotoran Luwak hanya tinggal mitos.
"Kopi Luwak" sekarang telah menjadi merek dagang dari sebuah perusahaan kopi. Umumnya, kopi dengan merek ini dapat ditemui di pertokoan atau kafe atau kedai seperti di Mall Atrium di daerah Senen , atau Mall Ciputra, Grogol, Jakarta yang terdapat Cafe "Kopi Luwak". Namun belum tentu racikan kopi yang dijual disana benar-benar berasal dari Luwak atau tepatnya "kotoran" Luwak.

Kopi ini sempat menjadi perdebatan mengenai halal atau tidak. Namun Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Ma'ruf Amin dalam keterangan pers telah menyatakan bahwa biji kopi yang dikeluarkan bersamaan kotoran musang luwak, halal, asal dibersihkan. Fatwa MUI memperbolehkan penikmat kopi luwak untuk mengkonsumsi, memproduksi dan menjualbelikannya asal memenuhi syarat yang telah disebutkan di atas.

Bagaimana, Anda berminat mencoba?
Rasanya sangat worth dengan harganya :D

Lemper Ayam

Huaa.. I love lemper forever! Makanan khas Indonesia yang terbuat dari ketan ini sangat sangat sangat membuat saya jatuh cinta! :D
Rasanya gurih dan ada sedikit sensasi manisnya, di dalamnya terdapat daging ayam, atau abon, atau daging sapi yang menjadi ciri khas lemper ini.
Sekali lagi, saya sangat cinta lemper! (hihihihi..)

Bahan:
* 250 gram ketan
* 250 ml santan kental dari 1 butir kelapa
* 2 lembar daun salam
* 1 batang serai memarkan
* 1/2 sdt garam

Isi :
* 1 dada ayam rebus matang suwir-suwir
* 1 lembar daun salam
* 4 lembar daun jeruk
* 200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
* 1 sdm air asam jawa
* 2 sdm minyak goring

Haluskan :
* 5 butir bawang merah
* 3 siung bawang putih
* 3 butir kemiri, sangrai
* 1 sdm ketumbar, sangrai
* 1 sdt jintan sangrai
* 1 sdm gula pasir
* Pembungkus : daun pisang secukupnya

Cara membuat :
> Ketan rendam selama 2 jam, cuci bersih, tiriskan dan kukus selama 15 menit, angkat.
> Rebus santan bersama daun salam, serai dan garam, masukkan ketan yang telah dikukus dan aroni hingga seluruh santan dihisap oleh ketan, angkat.
> Kukus ketan hingga matang, angkat.
> Isi : panaskan minyak tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum, masukkan santan ayam, salam dan daun jeruk masak hingga matang dan santan habis, angkat.
> Siapkan cetakan lemper olesi dengan minyak atau lapisi dengan selembar plastik bersih, tuangkan setengah bagian ketan, ratakan tuangkan isian, ratakan dan tutup dengan setengah sisa ketan ratakan dan padatkan. Angkat.
> Ambil selembar daun dengan ukuran yang sesuai dengan potonga lemper, bungkus dan sajikan.

Untuk : 12 buah

Ayam Rica Rica

Bahan:
* 1 ekor ayam dipotong 16 bagian
* 2 batang serai di memarkan
* 6 buah bawang merah dirajang
* 1 lembar daun pandan
* 5 lembar daun jeruk
* 50 ml minyak goreng
* 150  ml air
* 1  buah jeruk nipis
* 12 buah cabai merah
* 10 buah cabai rawit merah
* 7 siung bawang putih
* 4 cm jahe

Cara Membuat:
> Haluskan cabai merah, cabai rawit merah bawang putih dan jahe, sisihkan.
> Tumis bawang merah, serai dan daun pandan hingga bawang kecoklatan.
> Masukkan bumbu yang dihaluskan dan daun jeruk, aduk hingga harum.
> Kemudian masukkan ayam aduk hingga ayam berubah warnanya, tambahkan air, kecilkan api dan tutup. Diungkep hingga airnya agak mengering sambil sekali-sekali diaduk-aduk. Angkat.
> Tambahkan air jeruk, aduk hingga rata.

Bubur Ase, Kuliner Legendaris Khas Betawi

Sebagian orang mungkin belum kenal betul apa itu bubur ase, bahkan orang Jakarta sekalipun. Apa Anda pernah mendengar nama ini sebelumnya? Atau bahkan sudah pernah icip-icip langsung di salah satu festival kuliner di kota Anda? Ya, bubur ini hanya muncul di acara-acara khusus semacam itu. Baru-baru ini, bubur ini 'muncul' lagi di Pekan Raya Jakarta, dan tentu saja, menjadi tempat serbuan para pengunjung. Namanya memang unik yah, apalagi sekarang jarang, atau bahkan tak ada lagi warung yang menjualnya. Kalaupun ada, pasti rasanya tak se-asli rasa bubur yang dijual secara keliling di tahun 1980-an.

Bubur ini terbilang unik karena berbeda dengan bubur pada umumnya. Jika bubur lain nikmat dimakan saat hangat, tapi bubur ase sebaliknya, lebih segar dimakan kala dingin. Bubur ase disebut sebagai bubur asli Betawi karena campuran hidangannya menggunakan bahan makanan asli Betawi. Kerupuk berwarna merah muda yang dicampur dengan asinan khas Betawi adalah salah satunya. Selain itu dicampur dengan daging kikil dan sayur-mayur seperti kecambah. Untuk rasa, bubur ase memang memiliki rasa yang asin bercampur asam segar. Asin tersebut berasal dari rasa bubur yang dibuat dari campuran garam dan santan kelapa. Sementara rasa asam yang segar timbul karena rasa asinan dan kuah semur.

Bubur Ase ini masih sempat beredar di era 1980-an. Namun bukan menjadi menu andalan yang dijual di warung-warung makan, melainkan menjadi menu makanan keliling yang dijual oleh orang-orang tua. Dulu bubur ase menjadi menu santap saat sarapan atau menu pengiring di acara adat Betawi.

Anda pasti bertanya-tanya, kenapa bubur ini dinamakan bubur ase. Nama itu ternyata diambil dari beberapa versi. Ada yang bilang kalau bubur ase adalah percampuran asinan ke dalam menu bubur yang menjadi nama ase (asinan). Kemudian ada yang menyebut bubur ase adalah bubur yang dicampur dengan kuah semur, orang Betawi menyebut kuah semur dengan sebutan kuah ase. Hmm.. apapun namanya, yang penting bubur ini rame rasanya! Kasihan sekali saya yang tinggal di Bali nggak pernah nyicipin.. :(

Monday, July 19, 2010

Makanan Unik!

Dari sononya makanan adalah untuk dikonsumsi perut. Meski untuk konsumsi perut, rasa tidak boleh diabaikan, karena sebelum masuk perut ada lidah yang minta bagian untuk dimanja. Nah, ada juga yang berpikiran makanan bukan hanya harus enak di lidah tapi juga harus indah dipandang mata bahkan bisa bercerita. Kalau Anda menyaksikan sederetan gambar di bawah ini mungkin Anda akan berpikir,"Ini beneran nggak siiihhhh?" :D

Burger Nike Air

  Kol Bra dan "Alien Autopsy"




Yang ini Tutup Botol Kalajengking


"Fast Food" dan Potatosaurus






Kreasi dari Bento Boxes



Wortel Overload




Ukiran Semangka




Telur yang Bercerita




Monster Pasta dan Stocking Ikan


Bunuh Diri dan Jeruk Petualang


Minuman "Berbahaya"


Ayam Seksi


Pasukan Ayam


Mie Sosis


Sosis Mummy


Daging Ikan Supersonik


Nasi Goreng Pak Raden


Foodscape (Landscape of Food)
Klik untuk memperbesar gambar...



Kalau dilihat lebih dekat, laut pada gambar di bawah ini adalah irisan-irisan dari ikan salmon:

Food Toolbox


Garpu Unik



Supermini Burger


Monster Kentang


Nasi Uduk Kodok Ijo


Coklat Keyboard (Dilarang menggigit Ctrl-Alt-Del bersamaan)


Biskuit Serangga


Aneka Makanan dan Figur Manusia








Sumber: http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/2009/04/aneka-makanan-unik.html