Cihuy.. ada bumbu rujak dicampur sama tempe!
Nah, buat cooking lovers yang suka sama tempe, boleh deh dicoba resep kreasi yang satu ini.
Monggo.. Selamat mencoba ^^
Bahan:
* 300 gr tempe, potong dadu 2 cm, goreng kering
* 2 lbr daun jeruk
* 1 btg serai, memarkan
* 500 ml santan kental
* 1 sdm air asam jawa
* 1 sdt garam
* 2 sdt gula merah iris
* 2 sdm minyak goreng
Haluskan:
* 5 bh bawang merah
* 5 bh cabai merah
* 3 btr kemiri
* 1 cm lengkuas
* 1 cm kunyit
Cara membuat:
> Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus bersama daun jeruk dan serai sampai harum.
> Masukkan tempe goreng, aduk sampai rata.
> Tuang santan, bubuhi garam, gula merah, dan air asam, masak sampai kental.
Thursday, June 3, 2010
Keripik Tempe
Bicara soal tempe, pasti ada aja resep-resep baru yang menjadikan tempe sebagai bahan dasarnya. Mengingat bahwa tempe merupakan salah satu penganan yang bisa dikonsumsi siapa saja, dan mudah didapat.
Cooking lovers, kali ini saya tampilkan resep bagi kalian pecinta keripik. Sambil nonton, pasti seru deh.
Selamat mencoba ^^
Bahan:
* 500 gr tempe malang
* 250 gr tepung beras
* 5 lbr daun jeruk purut, iris halus
* 250 ml air
* 500 ml minyak goreng
Haluskan:
* 3 siung bawang putih
* 1 sdt ketumbar
* 10 btr kemiri
* 1 sdt garam
Cara membuat:
> Iris tempe setipis mungkin, sisihkan.
> Tempatkan tepung beras dalam wadah, taruh bumbu halus, aduk sambil dituangi air sedikit demi sedikit sampai rata. Tambahkan irisan daun jeruk purut, aduk rata.
> Panaskan minyak goreng, celup tempe satu per satu ke dalam adonan tepung, goreng. Goreng beberapa tempe ke dalam minyak sampai cukup terendam. Setelah matang dan kering, angkat.
Untuk 600 gr
Cooking lovers, kali ini saya tampilkan resep bagi kalian pecinta keripik. Sambil nonton, pasti seru deh.Selamat mencoba ^^
Bahan:
* 500 gr tempe malang
* 250 gr tepung beras
* 5 lbr daun jeruk purut, iris halus
* 250 ml air
* 500 ml minyak goreng
Haluskan:
* 3 siung bawang putih
* 1 sdt ketumbar
* 10 btr kemiri
* 1 sdt garam
Cara membuat:
> Iris tempe setipis mungkin, sisihkan.
> Tempatkan tepung beras dalam wadah, taruh bumbu halus, aduk sambil dituangi air sedikit demi sedikit sampai rata. Tambahkan irisan daun jeruk purut, aduk rata.
> Panaskan minyak goreng, celup tempe satu per satu ke dalam adonan tepung, goreng. Goreng beberapa tempe ke dalam minyak sampai cukup terendam. Setelah matang dan kering, angkat.
Untuk 600 gr
Tempe, Sehat dan Murah
Penganan murah ini sangat mudah sekali ditemukan ketika kita mengunjungi swalayan, pasar, atau bahkan yang sudah diolah seperti yang tersaji di rumah makan, warung, juga rumah sendiri ^^
Olahan tempe juga bermacam-macam. Mulai dari yang sederhana dengan cara digoreng saja, sampai yang bercita rasa 'wah' dan biasanya disajikan di restoran-restoran mahal. Harga tempe yang relatif murah dan mudah didapat menjadi alasan besarnya tingkat konsumsi tempe di Indonesia.
Makanan hasil fragmentasi antara kedelai dengan jamur Rizhopus oligosporus ini memiliki banyak manfaat dan kandungan gizi yang cukup bagi tubuh. Kandungan yang terdapat dalam tempe antara lain, karbohidrat, protein, lemak nabati, serat, vitamin, enzim, daidzein, genisten, serta komponen antibakteri yang bermanfaat bagi kesehatan. Tempe juga sangat mudah dicerna oleh lambung daripada pangan lainnya.
Karena bakteri Rizhopus ini telah menguraikan protein-protein ke dalam kedelai. Protein terurai menjadi monomernya yaitu asam amino, yang jauh lebih mudah dicerna. Pada tempe juga meningkatkan nilai gizi, seperti kadar vitamin B2, B12, niasin, dan asam pantotenat. Bahkan, hasil analisis gizi menunjukkan kandungan niasin sebesar 1,13 mg/100 gram berat tempe yang dimakan. Walaupun tempe disajikan dengan berbagai macam cara, kandungan tempe tidak akan berkurang.
Tempe juga sebagai penganan yang kandungan seratnya mencapai 4,8 gram. Tempe merupakan antibiotika alami yang dihasilkan Rizhopus sebagai mekanika pertahanan tubuh. Antibiotika yang dihasilkan sangat berguna untuk membasmi bakteri disentri dan bakteri penyebab gangguan pencernaan. Rizhopus juga memproduksi enzim fitase yang berfungsi sebagai pengurai faktor antinutrisi terkuat, yaitu fitat.
Fitat merupakan antinutrisi yang menghambat penyerapan mineral-mineral penting seperti seng, zat besi dan kalsium. Hasil penguraian fitat adalah fosfor. Dengan demikian, tempe juga merupakan sumber fosfor.
Tempe baik untuk orang yang menderita hipertensi, karena kandungan protein tempe mampu memperbaiki jaringan tubuh yang rusak dan kaya akan kalium. Selain itu, baik juga untuk penderita anemia, dan osteoporosis. Selain itu, senyawa protein dan asam lemak PUFA, serat, niasin, dan kalsium pada tempe, dapat mengurangi jumlah kolesterol jahat dalam tubuh. Penelitian yang diadakan di Universitas North California, Amerika Serikat menemukan genestein dan phytoestrogen yang terdapat dalam tempe dapat mencegah kanker prostat, kanker payudara dan penuaan dini.
Olahan tempe juga bermacam-macam. Mulai dari yang sederhana dengan cara digoreng saja, sampai yang bercita rasa 'wah' dan biasanya disajikan di restoran-restoran mahal. Harga tempe yang relatif murah dan mudah didapat menjadi alasan besarnya tingkat konsumsi tempe di Indonesia.Makanan hasil fragmentasi antara kedelai dengan jamur Rizhopus oligosporus ini memiliki banyak manfaat dan kandungan gizi yang cukup bagi tubuh. Kandungan yang terdapat dalam tempe antara lain, karbohidrat, protein, lemak nabati, serat, vitamin, enzim, daidzein, genisten, serta komponen antibakteri yang bermanfaat bagi kesehatan. Tempe juga sangat mudah dicerna oleh lambung daripada pangan lainnya.
Karena bakteri Rizhopus ini telah menguraikan protein-protein ke dalam kedelai. Protein terurai menjadi monomernya yaitu asam amino, yang jauh lebih mudah dicerna. Pada tempe juga meningkatkan nilai gizi, seperti kadar vitamin B2, B12, niasin, dan asam pantotenat. Bahkan, hasil analisis gizi menunjukkan kandungan niasin sebesar 1,13 mg/100 gram berat tempe yang dimakan. Walaupun tempe disajikan dengan berbagai macam cara, kandungan tempe tidak akan berkurang.
Tempe juga sebagai penganan yang kandungan seratnya mencapai 4,8 gram. Tempe merupakan antibiotika alami yang dihasilkan Rizhopus sebagai mekanika pertahanan tubuh. Antibiotika yang dihasilkan sangat berguna untuk membasmi bakteri disentri dan bakteri penyebab gangguan pencernaan. Rizhopus juga memproduksi enzim fitase yang berfungsi sebagai pengurai faktor antinutrisi terkuat, yaitu fitat.
Fitat merupakan antinutrisi yang menghambat penyerapan mineral-mineral penting seperti seng, zat besi dan kalsium. Hasil penguraian fitat adalah fosfor. Dengan demikian, tempe juga merupakan sumber fosfor.
Tempe baik untuk orang yang menderita hipertensi, karena kandungan protein tempe mampu memperbaiki jaringan tubuh yang rusak dan kaya akan kalium. Selain itu, baik juga untuk penderita anemia, dan osteoporosis. Selain itu, senyawa protein dan asam lemak PUFA, serat, niasin, dan kalsium pada tempe, dapat mengurangi jumlah kolesterol jahat dalam tubuh. Penelitian yang diadakan di Universitas North California, Amerika Serikat menemukan genestein dan phytoestrogen yang terdapat dalam tempe dapat mencegah kanker prostat, kanker payudara dan penuaan dini.
Pakai Lensa Kontak Yuuk...
Hai cooking lovers ^^,
Kali ini, saya akan memberi sedikit informasi bagi para pecinta contact lens, atau bagi kalian yang ingin menggunakannya, namun belum tahu betul kontak lens mana yang tepat untuk diri sendiri. Contact lens harus dipilih dan digunakan sesuai aturan agar tidak terjadi iritasi pada mata kita. Ribetnya memakai kacamata membuat sebagian orang beralih ke lensa kontak. Alasan lainnya adalah untuk menunjang penampilan. Jelas saja, sebab penampilan adalah hal yang paling penting dan wajib diperhatikan oleh setiap orang, terutama wanita.
Seiring perkembangan teknologi, kacamata kini dapat digantikan oleh lensa kontak yang dianggap lebih praktis. Warnanyapun bermacam-macam. Jadi, bisa disesuaikan dengan warna baju kita agar senada. Seru banget kan, kalau kita bisa menentukan warna kesukaan setiap hari? :)
Ini nih, cara-cara memakai lensa kontak buat kalian yang belum terbiasa.
1. Aturan utama : jangan lupa cuci tangan dengan sabun (lebih baik menggunakan sabun yang non perfumed). Pastikan tanganmu sudah kering sebelum memegang lensa kontak. Jangan gunakan kuku untuk memegang lensa kontak.
2. Jika kamu berada di dekat wastafel, tutup saluran lubang airnya untuk menghindari lensa kontakmu masuk ke dalamnya.
3. Biasakan untuk selalu memakai lensa kontak secara berurutan (sesuai kebiasaan) agar tidak tertukar antara lensa kontak yang kiri dan kanan.
4. Letakkan lensa kontak dan cairannnya pada telapak telapak tanganmu.
5. Periksa baik-baik lensa kontakmu, apakah sudah bersih dari kotoran dan air mata.
6. Letakkan lensa kontak dengan posisi lensa menghadap ke atas ujung jari telunjuk. Supaya pasti lensa kontakmu menghadap ke atas, periksa ujung lensanya. Kalau sudah benar, ujungnya akan terbentuk dengan sempurna.
7. Proses memasukkan lensa :
a. Pegang kelopak mata bagian atas bersama dengan bulu matanya dengan jari tengahmu. Secara bersamaan, tarik juga kulit di bagian bawah matamu menggunakan jari tengah.
b. Lihat ke atas sehingga bagian putih dari mata terlihat, dan posisi lensa dapat diletakkan tepat di bagian putih matamu. Bisa juga dengan menatap lurus ke depan dan taruh lensa kontakmu secara perlahan pada pupil mata.
c. Angkat jarimu dan angkat juga jari tengah yang mengganjal bagian atas dan bawah kelopak matamu terlebih dahulu, disusul dengan bagian atas.
8. Lihat ke bawah untuk memposisikan lensa pada bagian yang benar.
9. Tutup matamu sebentar, lalu kerjap-kerjapkan beberapa kali.
10. Ulangi langkah yang sama untuk mata satunya lagi.
Bagi si pemakai kacamata yang ingin beralih ke lensa kontak namun belum tahu keuntungannya, ini dia :
1. Menambah rasa percaya diri
Ini diperuntukkan bagi kalian yang merasa kurang pede memakai kacamata, karena takut keindahan mata akan ditutupi oleh kacamata. Nah, boleh deh sekarang beralih ke lensa kontak.
2. Menunjang aktivitas tertentu
Orang-orang dengan pekerjaan tertentu relatif membutuhkan lensa kontak supaya bisa bergerak bebas tanpa harus terganggu.
3. Keamanan
Untuk aktivitas yang lumayan berat, pengguna lensa kontak nggak perlu takut kalau lensanya jatuh atau pecah, seperti halnya pemakai kacamata.
4. Penglihatan lebih baik
Lensa kontak meminimalkan jarak antara mata dengan lensa sehingga ketajaman mata menjadi lebih baik. Selain itu, sudut penglihatan pun menjadi lebih lurus karena lensa menempel langsung pada mata.
5. Baik untuk penderita mata silindris (astigmatisme)
Bagi para penderita silindris, lensa kontak mengkoreksi kekurangan akurasi kacamata hingga ke titik terendah, sehingga penglihatan pun menjadi lebih baik.
Eits.. ada keuntungan, pasti ada juga kerugiannya. Bukan dunia namanya kalau nggak ada dua hal yang saling berkebalikan. Ya, kan?
1. Kurang nyaman
Mereka yang baru memakai lensa kontak biasanya merasa kurang nyaman karena adanya benda asing di mata. Tapi lama kelamaan, mata akan terbiasa. Biasanya setelah menghentikan pemakaian selama seminggu, sensitivitas kornea akan normal lagi, sehingga pemakai harus beradaptasi lagi dengan lensa kontaknya.
2. Kekurangan oksigen
Terlalu lama atau terlalu ketat memakai lensa kontak membuat mata kekurangan oksigen. Konsekuensinya, terjadi berbagai macam komplikasi seperti noda kornea dan edema kornea yang dapat membuat kornea menjadi keruh. Edema kornea menimbulkan iritasi, rasa sakit dan menghasilkan penyebaran cahaya yang memberikan efek silau. Iritasi dan silau ini menyebabkan mata selalu berair (epiphora) dan rasa silau (photophobia).
3. Mudah hilang
Ukuran lensa kontak yang relatif kecil daripada kacamata, membuat lensa kontak gampang hilang atau juga terselip.
4. Relatif mahal
Harga lensa kontak di atas Rp 100.000,00. Apalagi, masa pakainya berkisar antara dua minggu sampai sebulan.
5. Adaptasi cukup lama
Pemakai awal butuh waktu lama untuk adaptasi, dari belajar memakai, merawat, sampai membiasakan mata.
6. Perlu perawatan ekstra. Lensa kontak juga perlu perawatan lebih ketimbang kacamata. Misalnya harus telaten menggosok, membersihkan, dan menyimpan lensa kontak di tempat antikuman.
Sebelum memakai lensa kontak, ada baiknya pemakai mengetahui jenis-jenis lensa kontak, sesuai rekomendasi dari pabriknya.
1. Disposable, alias bisa dibuang setelah dipakai. Ada harian, mingguan, dua mingguan, maupun bulanan.
2. Frequent replacement, harus diganti setiap 3-6 bulan. Pada kemasannya, produsen biasanya mencantumkan sampai berapa lama lensa kontak dapat dipakai.
3. Permanen, biasanya dapat dipergunakan sampai setahun lebih.
Lensa RGP (Rigid Gas Permable) termasuk yang permanen dan bisa dipakai lebih dari dua tahun.
4. Dari segi pemakaiannya, lensa kontak dapat dibagi menjadi dua:
a. Daily wear; pemakaiannya hanya pada siang hari, dan tidak dapat dipergunakan saat tidur. Maksimal penggunaannya nggak hanya tergantung dari oksigenasinya saja, tetapi juga dari mata penggunanya.
b. Overnight wear; bisa dipakai saat tidur. Daya hantar oksigennya pun tentu lebih banyak.
Ini tips dari saya untuk memilih lensa kontak agar matching dengan warna kulit atau rambut.
* Kalau bola mata berwarna cokelat, boleh deh, coba warna ungu, hijau, atau biru.
* Kalau kulit, rambut, dan mata memiliki warna natural, boleh memilih warna dasar seperti cokelat.
* Kalau kulit berwarna agak gelap, kalian boleh menggunakan lensa kontak yang warnanya agak terang.
* Kalau kalian memakai make-up, maka pilihlah lensa kontak yang sesuai dengan eye shadow dan maskara yang akan kalian pakai.
Bagaimana? Ada yang berminat untuk pergi ke optik atau dokter mata untuk mengkonsultasikan lebih lanjut? Semoga info dasar yang saya berikan ini bermanfaat bagi kalian. Selamat mencoba ^^
Kali ini, saya akan memberi sedikit informasi bagi para pecinta contact lens, atau bagi kalian yang ingin menggunakannya, namun belum tahu betul kontak lens mana yang tepat untuk diri sendiri. Contact lens harus dipilih dan digunakan sesuai aturan agar tidak terjadi iritasi pada mata kita. Ribetnya memakai kacamata membuat sebagian orang beralih ke lensa kontak. Alasan lainnya adalah untuk menunjang penampilan. Jelas saja, sebab penampilan adalah hal yang paling penting dan wajib diperhatikan oleh setiap orang, terutama wanita.
Seiring perkembangan teknologi, kacamata kini dapat digantikan oleh lensa kontak yang dianggap lebih praktis. Warnanyapun bermacam-macam. Jadi, bisa disesuaikan dengan warna baju kita agar senada. Seru banget kan, kalau kita bisa menentukan warna kesukaan setiap hari? :)
Ini nih, cara-cara memakai lensa kontak buat kalian yang belum terbiasa.
1. Aturan utama : jangan lupa cuci tangan dengan sabun (lebih baik menggunakan sabun yang non perfumed). Pastikan tanganmu sudah kering sebelum memegang lensa kontak. Jangan gunakan kuku untuk memegang lensa kontak.
2. Jika kamu berada di dekat wastafel, tutup saluran lubang airnya untuk menghindari lensa kontakmu masuk ke dalamnya.
3. Biasakan untuk selalu memakai lensa kontak secara berurutan (sesuai kebiasaan) agar tidak tertukar antara lensa kontak yang kiri dan kanan.
4. Letakkan lensa kontak dan cairannnya pada telapak telapak tanganmu.
5. Periksa baik-baik lensa kontakmu, apakah sudah bersih dari kotoran dan air mata.
6. Letakkan lensa kontak dengan posisi lensa menghadap ke atas ujung jari telunjuk. Supaya pasti lensa kontakmu menghadap ke atas, periksa ujung lensanya. Kalau sudah benar, ujungnya akan terbentuk dengan sempurna.
7. Proses memasukkan lensa :
a. Pegang kelopak mata bagian atas bersama dengan bulu matanya dengan jari tengahmu. Secara bersamaan, tarik juga kulit di bagian bawah matamu menggunakan jari tengah.
b. Lihat ke atas sehingga bagian putih dari mata terlihat, dan posisi lensa dapat diletakkan tepat di bagian putih matamu. Bisa juga dengan menatap lurus ke depan dan taruh lensa kontakmu secara perlahan pada pupil mata.
c. Angkat jarimu dan angkat juga jari tengah yang mengganjal bagian atas dan bawah kelopak matamu terlebih dahulu, disusul dengan bagian atas.
8. Lihat ke bawah untuk memposisikan lensa pada bagian yang benar.
9. Tutup matamu sebentar, lalu kerjap-kerjapkan beberapa kali.
10. Ulangi langkah yang sama untuk mata satunya lagi.
Bagi si pemakai kacamata yang ingin beralih ke lensa kontak namun belum tahu keuntungannya, ini dia :
1. Menambah rasa percaya diri
Ini diperuntukkan bagi kalian yang merasa kurang pede memakai kacamata, karena takut keindahan mata akan ditutupi oleh kacamata. Nah, boleh deh sekarang beralih ke lensa kontak.
2. Menunjang aktivitas tertentu
Orang-orang dengan pekerjaan tertentu relatif membutuhkan lensa kontak supaya bisa bergerak bebas tanpa harus terganggu.
3. Keamanan
Untuk aktivitas yang lumayan berat, pengguna lensa kontak nggak perlu takut kalau lensanya jatuh atau pecah, seperti halnya pemakai kacamata.
4. Penglihatan lebih baik
Lensa kontak meminimalkan jarak antara mata dengan lensa sehingga ketajaman mata menjadi lebih baik. Selain itu, sudut penglihatan pun menjadi lebih lurus karena lensa menempel langsung pada mata.
5. Baik untuk penderita mata silindris (astigmatisme)
Bagi para penderita silindris, lensa kontak mengkoreksi kekurangan akurasi kacamata hingga ke titik terendah, sehingga penglihatan pun menjadi lebih baik.
Eits.. ada keuntungan, pasti ada juga kerugiannya. Bukan dunia namanya kalau nggak ada dua hal yang saling berkebalikan. Ya, kan?
1. Kurang nyaman
Mereka yang baru memakai lensa kontak biasanya merasa kurang nyaman karena adanya benda asing di mata. Tapi lama kelamaan, mata akan terbiasa. Biasanya setelah menghentikan pemakaian selama seminggu, sensitivitas kornea akan normal lagi, sehingga pemakai harus beradaptasi lagi dengan lensa kontaknya.
2. Kekurangan oksigen
Terlalu lama atau terlalu ketat memakai lensa kontak membuat mata kekurangan oksigen. Konsekuensinya, terjadi berbagai macam komplikasi seperti noda kornea dan edema kornea yang dapat membuat kornea menjadi keruh. Edema kornea menimbulkan iritasi, rasa sakit dan menghasilkan penyebaran cahaya yang memberikan efek silau. Iritasi dan silau ini menyebabkan mata selalu berair (epiphora) dan rasa silau (photophobia).
3. Mudah hilang
Ukuran lensa kontak yang relatif kecil daripada kacamata, membuat lensa kontak gampang hilang atau juga terselip.
4. Relatif mahal
Harga lensa kontak di atas Rp 100.000,00. Apalagi, masa pakainya berkisar antara dua minggu sampai sebulan.
5. Adaptasi cukup lama
Pemakai awal butuh waktu lama untuk adaptasi, dari belajar memakai, merawat, sampai membiasakan mata.
6. Perlu perawatan ekstra. Lensa kontak juga perlu perawatan lebih ketimbang kacamata. Misalnya harus telaten menggosok, membersihkan, dan menyimpan lensa kontak di tempat antikuman.
Sebelum memakai lensa kontak, ada baiknya pemakai mengetahui jenis-jenis lensa kontak, sesuai rekomendasi dari pabriknya.
1. Disposable, alias bisa dibuang setelah dipakai. Ada harian, mingguan, dua mingguan, maupun bulanan.
2. Frequent replacement, harus diganti setiap 3-6 bulan. Pada kemasannya, produsen biasanya mencantumkan sampai berapa lama lensa kontak dapat dipakai.
3. Permanen, biasanya dapat dipergunakan sampai setahun lebih.
Lensa RGP (Rigid Gas Permable) termasuk yang permanen dan bisa dipakai lebih dari dua tahun.
4. Dari segi pemakaiannya, lensa kontak dapat dibagi menjadi dua:
a. Daily wear; pemakaiannya hanya pada siang hari, dan tidak dapat dipergunakan saat tidur. Maksimal penggunaannya nggak hanya tergantung dari oksigenasinya saja, tetapi juga dari mata penggunanya.
b. Overnight wear; bisa dipakai saat tidur. Daya hantar oksigennya pun tentu lebih banyak.
Ini tips dari saya untuk memilih lensa kontak agar matching dengan warna kulit atau rambut.* Kalau bola mata berwarna cokelat, boleh deh, coba warna ungu, hijau, atau biru.
* Kalau kulit, rambut, dan mata memiliki warna natural, boleh memilih warna dasar seperti cokelat.
* Kalau kulit berwarna agak gelap, kalian boleh menggunakan lensa kontak yang warnanya agak terang.
* Kalau kalian memakai make-up, maka pilihlah lensa kontak yang sesuai dengan eye shadow dan maskara yang akan kalian pakai.
Bagaimana? Ada yang berminat untuk pergi ke optik atau dokter mata untuk mengkonsultasikan lebih lanjut? Semoga info dasar yang saya berikan ini bermanfaat bagi kalian. Selamat mencoba ^^
Sayur Pakis Hijau
Jaman sekarang, pakis hijau cukup sulit ditemukan. Kalau lagi masak sayur pakis, jadi inget masa kecil, main-main di sawah sambil metik pakis muda di kebun--entah milik siapa, hehehehe.. Pakisnya tumbuh subur ke luar kebun, karena dibatasi oleh pagar berduri dari pohon salak.
Sekarang daun pakis mungkin bisa kalian temukan di supermarket dan masih dalam keadaan sangat fresh. Buat cooking lovers yang masih penasaran rasanya, langsung aja yuk, siapin peralatan masak kalian ^^
Bahan:
* 4-5 ikat pakis hijau (tanpa daun)
* 600 ml santan dari ¼ btr kelapa
* 3 sdm ketumbar bubuk
* 250 gr udang kecil, buang kepala & ekornya
* ½ sdm lada bubuk
* 5 lbr daun salam
* 2 btg serai, memarkan
* 2 cm lengkuas, memarkan
* 3 sdm bawang goreng
* garam secukupnya
* gula secukupnya
* minyak goreng untuk menumis
Haluskan:
* 6 siung bawang putih
* 6 bh kemiri
* 2 sdm cabai bubuk
* 2 cm kunyit
* 2 cm jahe
Cara Membuat:
> Potong pakis sebesar korek api lalu jemur selama 30 menit.
> Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan santan, ketumbar, pakis, garam, gula, lada, daun salam, serai, dan lengkuas sambil diaduk.
> Tambahkan udang, aduk hingga matang. Angkat lalu hidangkan dengan taburan bawang goreng.
Untuk 5 orang
Gampang kan? Boleh deh dicoba masak-masaknya selagi pulang ke kampung halaman. Yummy.. ^^
Sekarang daun pakis mungkin bisa kalian temukan di supermarket dan masih dalam keadaan sangat fresh. Buat cooking lovers yang masih penasaran rasanya, langsung aja yuk, siapin peralatan masak kalian ^^
Bahan:
* 4-5 ikat pakis hijau (tanpa daun)
* 600 ml santan dari ¼ btr kelapa
* 3 sdm ketumbar bubuk
* 250 gr udang kecil, buang kepala & ekornya
* ½ sdm lada bubuk
* 5 lbr daun salam
* 2 btg serai, memarkan
* 2 cm lengkuas, memarkan
* 3 sdm bawang goreng
* garam secukupnya
* gula secukupnya
* minyak goreng untuk menumis
Haluskan:
* 6 siung bawang putih
* 6 bh kemiri
* 2 sdm cabai bubuk
* 2 cm kunyit
* 2 cm jahe
Cara Membuat:
> Potong pakis sebesar korek api lalu jemur selama 30 menit.
> Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan santan, ketumbar, pakis, garam, gula, lada, daun salam, serai, dan lengkuas sambil diaduk.
> Tambahkan udang, aduk hingga matang. Angkat lalu hidangkan dengan taburan bawang goreng.
Untuk 5 orang
Gampang kan? Boleh deh dicoba masak-masaknya selagi pulang ke kampung halaman. Yummy.. ^^
Terang Bulan (Martabak Manis)
Kali ini saya mau ngasih resep terang bulan atau disebut juga martabak manis. Awalnya saya terkecoh sama nama martabak manis itu. Saya kira martabak daging yang ada rasa manisnya. Hihi..
Kalau bicara soal isi terang bulan, saya kasi dua jempol buat terang bulan isi pisang keju. Bagaimana dengan Anda?
Bahan Kulit:
* 250 gr tepung terigu
* 1 sdt ragi instan (yeast)
* 150 gr gula pasir
* 375 cc santan hangat
* 2 butir telur
* ¼ sdt soda kue
Bahan Isi menurut selera:
* Kacang tanah, sangrai, kupas, cincang
* Wijen, sangrai
* Gula pasir
* Coklat
* Keju Parut
* Susu kental manis
* Pisang
Cara Membuat:
> Masukkan ragi ke dalam santan hangat, aduk sampai larut dan berbuih, sisihkan.
> Campur tepung dan gula, buat lubang ditengahnya, masukkan telur ke dalamnya. Uleni sambil dituangkan larutan santan, sampai gula larut, masukkan soda kue, uleni kembali sampau tercampur rata. Biarkan kurang lebih 15-20 menit di tempat yang hangat.
> Panaskan wajan martabak dan olesi margarine. Tuang adonan ke dalamnya sampai naik dan permukaannya agak mengering dan bagian luarnya menjadi kecoklatan.
> Angkat dan letakkan ke atas telenan potong.
> Taburkan gula pasir ke permukaan martabak hingga rata. Disusul dengan susu kental manis. Sesuai dengan selera, taburi bahan kesukaan anda dan bahan taburan dapat dikombinasi.
> Lipat martabak menjadi 2, potong menurut selera.
Untuk 10-12 potong
Nah, boleh deh pamer resep ke tetangga ^^
Selamat mencoba.
Kalau bicara soal isi terang bulan, saya kasi dua jempol buat terang bulan isi pisang keju. Bagaimana dengan Anda?
Bahan Kulit:
* 250 gr tepung terigu
* 1 sdt ragi instan (yeast)
* 150 gr gula pasir
* 375 cc santan hangat
* 2 butir telur
* ¼ sdt soda kue
Bahan Isi menurut selera:
* Kacang tanah, sangrai, kupas, cincang
* Wijen, sangrai
* Gula pasir
* Coklat
* Keju Parut
* Susu kental manis
* Pisang
Cara Membuat:
> Masukkan ragi ke dalam santan hangat, aduk sampai larut dan berbuih, sisihkan.
> Campur tepung dan gula, buat lubang ditengahnya, masukkan telur ke dalamnya. Uleni sambil dituangkan larutan santan, sampai gula larut, masukkan soda kue, uleni kembali sampau tercampur rata. Biarkan kurang lebih 15-20 menit di tempat yang hangat.
> Panaskan wajan martabak dan olesi margarine. Tuang adonan ke dalamnya sampai naik dan permukaannya agak mengering dan bagian luarnya menjadi kecoklatan.
> Angkat dan letakkan ke atas telenan potong.
> Taburkan gula pasir ke permukaan martabak hingga rata. Disusul dengan susu kental manis. Sesuai dengan selera, taburi bahan kesukaan anda dan bahan taburan dapat dikombinasi.
> Lipat martabak menjadi 2, potong menurut selera.
Untuk 10-12 potong
Nah, boleh deh pamer resep ke tetangga ^^
Selamat mencoba.
Dorayaki Pisang Susu
Aw aw aww..Ada kuenya doraemon!
Cooking lovers, ternyata kue dorayaki itu ada di dunia nyata. Nah, biar nonton doraemonnya berasa lebih seru, yuk dibuat dorayakinya ^^
Resep Bahan Dorayaki Pisang Susu :
* 4 butir telur
* 50 gram gula pasir
* 50 gram sirup pisang susu
* 1/4 sendok teh garam
* 250 gram tepung terigu protein sedang
* 1 sendok teh baking powder
* 150 ml air
Resep Bahan Isi Dorayaki Pisang Susu :
* 100 gram selai cokelat
Cara Membuat Dorayaki Pisang Susu :
> Kocok telur, gula pasir, sirup pisang susu, dan garam sampai kental. Tambahkan tepung terigu dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata bergantian dengan sir sedikit-sedikit sambil dikocok perlahan.
> Panaskan pan dadar. Tuang 1 sendok makan adonan. Biarkan mengembang. Balik adonan. Sisihkan.
> Ambil selembar dorayaki. Oles isi. Tutup lagi dengan dorayaki.
Untuk 12 buah
Gimana? Gampang kan? Cocok nih buat jajanan di sore hari yang sejuk, ditemani segelas minuman hangat.
Selamat mencoba.
Subscribe to:
Posts (Atom)



