Sebelum membuat kue, perlu nih mengenal bahan-bahan apa saja yang bisa digunakan untuk membuat kue, plus tahu fungsinya.
Dan ini beberapa diantaranya.
Tepung
Sebagai bahan dasar membuat kue, tepung yang dipilih biasanya berprotein rendah atau tepung serba guna. Selain tepung terigu kita bisa juga menggunakan tepung arrarut, tepung kanji, tepung maizena, atau tepung hunkwe. Pilih tepung yang berwarna putih dan tidak tengik (apek), bertekstur lembut dan terurai (tidak menggumpal).
Gula
Gula yang digunakan dalam membuat kue bisa gula pasir, gula palem, atau tepung gula. Selain sebagai bahan pemanis, gula dapat memberi warna pada kue. Gula yang digunakan dalam kue kering biasanya gula halus, karena gula halus mudah hancur, sebaiknya ayak gula terlebih dahulu sebelum digunakan.
Telur
Telur sebagai bahan baku membuat kue dapat juga bersifat pengembang dan pemberi warna pada kue. Pilih telur yang sama besar baik dari bentuk, berat, ukuran, sehingga volume putih dan kuning telur seimbang.
Bahan tambahan
Sering kali dalam resep tertera adanya bahan tambahan makanan seperti cake emulsifier, baking powder dan soda kue yang berfungsi sebagai pengembang kue. Penggunaannya pun harus sesuai ukuran yang dianjurkan jika tidak ingin kue Anda gagal. Bahan tambahan lain yang sering digunakan dalam pembuatan kue adalah susu. Baik susu bubuk, susu cair atau susu kental manis. Pemilihan susu tanpa lemak (susu skim) lebih disarankan karena jenis ini tidak mempengaruhi rasa kue.
Lemak
Merupakan salah satu bahan pelengkap yang bersifat membantu proses emulsi, memperhalus pori-pori kue dan memberi warna kuning alami. Lemak yang digunakan biasanya mentega dan margarin, atau dapat pula menggunakan areh santan. Pilih lemak yang masih harum, tekstur tidak terlalu padat atau cair.
Soda Kue/Baking Soda
Merupakan komponen baking powder, kandungannya adalah sodium bicarbonat. Sifat bahan ini mengeluarkan gas (CO2) sehingga kue akan mengembang. Untuk membuat cake, penggunaannya biasanya bersamaan dengan baking powder. Untuk kue kering, soda kue memberikan efek tekstur kering, garing, dan renyah. Untuk membuat cake, menggunakan baking powder saja sebenarnya sudah cukup.
Ovalet & TBM
Ovalet, TBM, dan SP merupakan merek dagang. Pada dasarnya memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai bahan pelembut atau emulsifier dalam membuat cake, sehingga fungsinya bisa saling menggantikan dalam adonan cake. Namun, yang membedakan bahan pengemulsi ini terletak pada kualitasnya, karena diproduksi oleh perusahaan yang berbeda. Fungsinya sebagai emulsifier sehingga adonaan jadi lebih lembut. Jika hasil pengocokkan adonan cake dengan menambahkan ovalet atau TBM kurang stabil, maka cake yang dihasilkan jadi kurang lembut dan kurang maksimal.
Baking Powder
Baking powder merupakan bahan pengembang (leavening agent), yang terdiri dari campuran sodium bicarbonat, sodium alumunium fosfat, dan monocalcium fosfat. Sifat zat ini jika bertemu dengan cairan/air dan terkena panas akan membentuk karbondioksida. Karbondioksida inilah yang membuat adonan jadi mengembang. Untuk efek maksimal, gunakan double acting baking powder. Baking powder berfungsi untuk mengembangkan kue atau cake.
SP
Sifatnya melembutkan tekstur cake dan membuat adonan lebih menyatu. Kandungan SP adalah gula ester. Esternya adalah asam lemak seperti asam steart, palmitic, dan oleic. Penggunaan SP lebih direkomendasikan dalam pembuatan cake, karena hasil pengocokkan adonan bisa lebih stabil, sehingga hasilnya lebih maksimal.
Cream of Tar-Tar
Krim ini membantu mengeluarkan gas dalam adonan cake, agar lebih mengembang. Biasanya digunakan saat mengocok putih telur agar lebih kaku. Kandungannya merupakan garam potassium (kalium) dan asam tartaric.
(Kalau ngomongin Tar-Tar jadi inget serial Spongebob ya :D)
VX
Bahan tambahan makanan yang sifatnya melembutkan ini tidak mengembangkan. Komposisinya sodium bicarbonat, sodium acid picorofosfat, dan sari pati jagung. VX biasanya digunakan untuk mengembangkan adonan cake dan melembutkan secara maksimal.
Ragi Instan/Yeast/Biang Donat
Merupakan satu bahan dengan nama yang berbeda. Ragi isinya adalah mahluk hidup golongan khamir, yaitu saccaromyces cerevisiae. Mikroorganisme bersel satu inilah yang selama proses fermentasi pada adonan roti mengubah karbohidrat menjadi gas karbondioksida. Zat ini yang membuat adonan roti, donat, atau bakpau menjadi mengembang. Hanya dapat digunakan untuk adonan roti, bukan cake, atau kue kering. Dijual dengan merek dagang, salah satunya Fermipan.
Bread Improfer
Bahan ini ditambahkan pada adonan untuk meningkatkan kualitas roti. Roti jadi lebih empuk, lebih lembap, seratnya lebih halus, fermentasi makin singkat, dan memperpanjang daya simpan. Terbuat dari berbagai macam campuran bahan aktif, seperti pelunak gluten, makanan ragi, enzim, dan emulsifier. Di pasaran dijual dengan salah satu merek dagang Unipan.
Untuk membuat kue yang terjaga mutu, rasa serta warna maka pemilihan bahan kue haruslah diperhatikan dengan benar. Jika tidak akan mempengaruhi hasil akhir dari masakan anda. Kue yang lezat dihasilkan dari penggunaan bahan baku yang tepat, teknik memasak yang baik, dan penyimpanan kue yang baik pula.
Untuk memilih bahan kue yang baik, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan seperti kemasan dan aroma. Yuk, kita bahas tentang kemasan. Yang pertama mengenai kemasan pada bahan kue. Lihat masa berlaku bahan tersebut pada kemasannya. Umumnya, bahan kue yang dijual di pasar tradisional tidak mencantumkan tanggal kadaluwarsa. Hal ini bisa membahayakan kita sebagai pengguna.
Untuk mensiasatinya, anda dapat gunakan indera penciuman dan penglihatan anda saat memilih bahan kue. Cium bahan kue, jika wanginya masih bagus dan tidak terdapat jamur di kemasannya berarti anda bisa menggunakannnya.
Showing posts with label tips galerikuliner. Show all posts
Showing posts with label tips galerikuliner. Show all posts
Tuesday, November 1, 2011
Tuesday, June 7, 2011
Resep Dasar Roti Burger dan Hotdog
Burger dan hotdog memang sudah tak asing lagi di lidah masyarakat. Selain karena makanan ini bersifat cepat saji, banyak orang mundur untuk memakan hidangan ini. Kita sendiri bisa kok membuat roti burger dan hotdog tanpa merasa cemas akan issue makanan cepat saji, karena kita kan membuatnya sendiri :)
Bahan:
* Tepung roti protein tinggi, 250 gram
* Tepung terigu protein sedang, 250 gram
* Gula pasir, 100 gram
* Garam, 7 gram
* Baker bonus, 3 gram
* Ragi instan, 11 gram
* Susu bubuk, 25 gram
* Telur ayam, 1 butir
* Air, 250 ml
* Shortening / mentega putih, 90 gram
* Susu evaporated, secukupnya, untuk olesan
* Wijen putih, 2 sendok makan
Cara Membuat
> Larutkan garam dan air, sisihkan.
> Campur semua bahan kecuali air garam, telur, margarin, susu evaporated dan wijen. Aduk dan ratakan.
> Pecahkan telur di tengah-tengah campuran adonan kering, tuang air perlahan sambil diuleni hingga adonan setengah kalis.
> Masukkan margarin, uleni kembali hingga adonan kalis. Bagi adonan menjadi 16 buah, bulatkan. Tutup adonan dengan plastik, istirahatkan selama 25 menit.
> Kempiskan adonan, bentuk bulat untuk burger atau bentuk lonjong untuk hot dog.
> Atur dalam loyang bersemir margarin, istirahatkan kembali selama sekitar 30 – 45 menit.
> Oles bagian atas roti dengan susu evaporated, taburi dengan wijen untuk burger.
> Panggang dalam oven bersuhu 180 derajat celcius selama sekitar 20 menit ( hingga matang ).
Resep untuk 16 buah Roti Burger dan Hot Dog
Bahan:
* Tepung roti protein tinggi, 250 gram
* Tepung terigu protein sedang, 250 gram
* Gula pasir, 100 gram
* Garam, 7 gram
* Baker bonus, 3 gram
* Ragi instan, 11 gram
* Susu bubuk, 25 gram
* Telur ayam, 1 butir
* Air, 250 ml
* Shortening / mentega putih, 90 gram
* Susu evaporated, secukupnya, untuk olesan
* Wijen putih, 2 sendok makan
Cara Membuat
> Larutkan garam dan air, sisihkan.
> Campur semua bahan kecuali air garam, telur, margarin, susu evaporated dan wijen. Aduk dan ratakan.
> Pecahkan telur di tengah-tengah campuran adonan kering, tuang air perlahan sambil diuleni hingga adonan setengah kalis.
> Masukkan margarin, uleni kembali hingga adonan kalis. Bagi adonan menjadi 16 buah, bulatkan. Tutup adonan dengan plastik, istirahatkan selama 25 menit.
> Kempiskan adonan, bentuk bulat untuk burger atau bentuk lonjong untuk hot dog.
> Atur dalam loyang bersemir margarin, istirahatkan kembali selama sekitar 30 – 45 menit.
> Oles bagian atas roti dengan susu evaporated, taburi dengan wijen untuk burger.
> Panggang dalam oven bersuhu 180 derajat celcius selama sekitar 20 menit ( hingga matang ).
Resep untuk 16 buah Roti Burger dan Hot Dog
Wednesday, August 11, 2010
Tips Tetap Segar Selama Berpuasa
Berpuasa selama 14 jam sebenarnya tak lantas membuat tubuh lemas. Sumber energi bisa tersimpan baik dalam tubuh dan menjaga tubuh tetap segar, asalkan memilih dan mengatur makan dengan tepat. Bagi Anda yang berpuasa dan tetap menjalankan aktivitas tinggi, cadangan energi yang cukup pastinya sangat dibutuhkan.
Ahli Gizi Klinis, dr Samuel Oetoro, SpGK, menjelaskan bahwa selama berpuasa, kadar energi dalam tubuh rendah karena tidak ada asupan sumber energi, yakni karbohidrat. Agar tubuh tetap segar, kuncinya menjaga kadar karbohidrat dalam darah tetap stabil dan tidak menurun drastis. Caranya dengan mengatur makan saat sahur dan berbuka puasa.
1. Pola makan saat sahur
Saat sahur, setelah bangun tidur, makanlah makanan lengkap. Perbanyak sayur dan buah, minum air putih empat gelas hingga waktu imsak, dan hindari gula -termasuk teh manis.
Saat sahur, makanlah makanan yang mengandung sumber karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat. Mengonsumsi karbohidrat kompleks membuat penyerapan di saluran cerna lebih lambat sehingga tak mudah lapar. Hindari konsumsi lemak jelek dan jenuh (kolesterol tinggi), termasuk gorengan karena akan membuat cepat haus.
Sumber karbohidrat kompleks bisa didapatkan dari nasi merah, kentang yang dimakan dengan kulitnya, atau roti gandum. Hindari karbohidrat simpleks seperti tepung dan gula. Sedangkan asupan protein bisa dari ikan atau ayam.
Saat sahur, hindari lemak dengan kolesterol tinggi seperti kuning telur, cumi, udang, kepiting, atau jeroan. Karenanya, saat sahur perbanyak makan sayur dan buah.
Menjelang imsak, tambah lagi asupan sumber energi karbohidrat kompleks dari buah berserat tinggi, seperti apel atau pir. Buah ini bisa dimakan langsung atau diblender (sari buah diminum bersama ampasnya) bersama kulitnya agar penyerapan oleh tubuh berlangsung perlahan dan menstabilkan gula darah. Pilihan buah lain bisa juga diganti dengan pisang dengan dimakan langsung.
Jika banyak makan manis, termasuk teh manis, kadar gula darah memang akan melonjak naik namun akan cepat turun kembali. Siang menjelang sore tubuh sudah mulai lemas.
Pola makan ini akan membantu tubuh Anda menjaga sumber energi dan menstabilkan gula darah. Meskipun saat berpuasa, gula darah cenderung akan turun namun tidak drastis dengan pilihan makanan yang tepat. Pengaruhnya, aktivitas sepanjang hari tidak terganggu karena cadangan energi masih membuat tubuh segar hingga berbuka.
2. Pola makan saat berbuka puasa
Saat datang waktu berbuka, kadar gula darah semakin rendah. Sebaiknya segera berbuka untuk meningkatkan kembali energi agar tubuh tidak lemas. Anda masih ingin menjalankan ibadah shalat tarawih dengan tubuh segar, bukan?
Makan dan minum yang manis saat berbuka sangat dianjurkan, namun pilih makanan dan minuman yang sehat. Ganti teh manis atau kolak dengan jus buah (sari buah) agar kadar gula naik dan tubuh kembali berenergi.
Pilih buah tanpa serat karena tubuh butuh penyerapan yang cepat, yakni buah yang banyak airnya seperti jeruk, melon, dan semangka. Setelah berbuka dengan jus (sari buah) lanjutkan dengan makanan lengkap, dengan porsi yang sama seperti saat sahur.
Usai shalat tarawih, konsumsi buah dan sayur mengandung karbohidrat kompleks. Kali ini jangan dijus, tetapi makan langsung atau diblender besama kulitnya, seperti saat sahur. Jangan lupa minum empat gelas air putih saat berbuka hingga menjelang tidur.
Berpuasa menyehatkan, apalagi dengan asupan yang sehat. Selamat berpuasa.
Ahli Gizi Klinis, dr Samuel Oetoro, SpGK, menjelaskan bahwa selama berpuasa, kadar energi dalam tubuh rendah karena tidak ada asupan sumber energi, yakni karbohidrat. Agar tubuh tetap segar, kuncinya menjaga kadar karbohidrat dalam darah tetap stabil dan tidak menurun drastis. Caranya dengan mengatur makan saat sahur dan berbuka puasa.
1. Pola makan saat sahur
Saat sahur, setelah bangun tidur, makanlah makanan lengkap. Perbanyak sayur dan buah, minum air putih empat gelas hingga waktu imsak, dan hindari gula -termasuk teh manis.
Saat sahur, makanlah makanan yang mengandung sumber karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat. Mengonsumsi karbohidrat kompleks membuat penyerapan di saluran cerna lebih lambat sehingga tak mudah lapar. Hindari konsumsi lemak jelek dan jenuh (kolesterol tinggi), termasuk gorengan karena akan membuat cepat haus.
Sumber karbohidrat kompleks bisa didapatkan dari nasi merah, kentang yang dimakan dengan kulitnya, atau roti gandum. Hindari karbohidrat simpleks seperti tepung dan gula. Sedangkan asupan protein bisa dari ikan atau ayam.
Saat sahur, hindari lemak dengan kolesterol tinggi seperti kuning telur, cumi, udang, kepiting, atau jeroan. Karenanya, saat sahur perbanyak makan sayur dan buah.
Menjelang imsak, tambah lagi asupan sumber energi karbohidrat kompleks dari buah berserat tinggi, seperti apel atau pir. Buah ini bisa dimakan langsung atau diblender (sari buah diminum bersama ampasnya) bersama kulitnya agar penyerapan oleh tubuh berlangsung perlahan dan menstabilkan gula darah. Pilihan buah lain bisa juga diganti dengan pisang dengan dimakan langsung.
Jika banyak makan manis, termasuk teh manis, kadar gula darah memang akan melonjak naik namun akan cepat turun kembali. Siang menjelang sore tubuh sudah mulai lemas.
Pola makan ini akan membantu tubuh Anda menjaga sumber energi dan menstabilkan gula darah. Meskipun saat berpuasa, gula darah cenderung akan turun namun tidak drastis dengan pilihan makanan yang tepat. Pengaruhnya, aktivitas sepanjang hari tidak terganggu karena cadangan energi masih membuat tubuh segar hingga berbuka.
2. Pola makan saat berbuka puasa
Saat datang waktu berbuka, kadar gula darah semakin rendah. Sebaiknya segera berbuka untuk meningkatkan kembali energi agar tubuh tidak lemas. Anda masih ingin menjalankan ibadah shalat tarawih dengan tubuh segar, bukan?
Makan dan minum yang manis saat berbuka sangat dianjurkan, namun pilih makanan dan minuman yang sehat. Ganti teh manis atau kolak dengan jus buah (sari buah) agar kadar gula naik dan tubuh kembali berenergi.
Pilih buah tanpa serat karena tubuh butuh penyerapan yang cepat, yakni buah yang banyak airnya seperti jeruk, melon, dan semangka. Setelah berbuka dengan jus (sari buah) lanjutkan dengan makanan lengkap, dengan porsi yang sama seperti saat sahur.
Usai shalat tarawih, konsumsi buah dan sayur mengandung karbohidrat kompleks. Kali ini jangan dijus, tetapi makan langsung atau diblender besama kulitnya, seperti saat sahur. Jangan lupa minum empat gelas air putih saat berbuka hingga menjelang tidur.
Berpuasa menyehatkan, apalagi dengan asupan yang sehat. Selamat berpuasa.
Friday, August 6, 2010
Cara Mengocok Telur Agar Kue Mengembang Sempurna
Karena saya banyak menampilkan resep membuat kue, saya ada tips untuk Anda tentang cara mengocok telur agar kue mengembang dengan sempurna. Cara mengocok putih telur, salah satu bahan penting saat membuat kue atau cake, harus tepat. Jika tidak, jangan heran kalau kue tak mengembang sempurna.
Tips ini saya dapat dari cooking show bertema "Hidangan Lebaran Komplet" beberapa waktu lalu, oleh pemimpin redaksi majalah Sedap, Semijati Purwadaria.
Ini dia tekniknya:
1. Atur kecepatannya
Siapkan mixer, dan gunakan kecepatan sedang atau tidak terlalu tinggi saat mengocok putih telur. Jika Anda menggunakan mixer, pilih tingkat kecepatan dua dari tiga, meski ada juga mixer yang tingkat kecepatannya maksimal di nomor enam. Pilih nomor empat dari enam untuk jenis mixer ini.
2. Pisahkan dari kuning telur
Cara yang benar menyiapkan adonan telur untuk kue adalah dengan memisahkan putih telur dari kuning telur. Artinya, Anda lebih dahulu mengocok kuning telur secara terpisah. Jika sudah mengembang sempurna, campurkan ke dalam kuning telur.
3. Jangan campur dengan gula pada tahap awal
Saat mengawali mengocok putih telur untuk bahan kue, jangan langsung dicampur dengan gula. Setelah putih telur sudah mulai mengembang, boleh dicampurkan dengan gula. Tanda telur sudah mengembang adalah adonan putih telur mulai terlihat mengkilap, tidak tumpah jika wadah di balik, dan jika disentuh dengan ujung jari, putih telur bentuknya melengkung.
4. Sebaiknya gunakan wadah kaca
Sisa adonan mudah menempel pada wadah plastik, dan menyisakan lemak. Wadah yang kurang bersih seperti ini juga cukup mempengaruhi kualitas adonan putih telur.
5. Jika semua cara sudah dicoba namun ternyata kue tak juga mengembang sempurna, bisa jadi telur yang digunakan tidak segar. Tingkat kesegaran telur agak sulit dibedakan kasat mata, namun bisa dikenali dari adonan telur, apakah mengembang atau tidak. Jangan ragu untuk mengulang lagi dari awal untuk membuat adonan telur agar menghasilkan kue seperti yang diinginkan.
Semoga bermanfaat.
Tips ini saya dapat dari cooking show bertema "Hidangan Lebaran Komplet" beberapa waktu lalu, oleh pemimpin redaksi majalah Sedap, Semijati Purwadaria.
Ini dia tekniknya:
1. Atur kecepatannya
Siapkan mixer, dan gunakan kecepatan sedang atau tidak terlalu tinggi saat mengocok putih telur. Jika Anda menggunakan mixer, pilih tingkat kecepatan dua dari tiga, meski ada juga mixer yang tingkat kecepatannya maksimal di nomor enam. Pilih nomor empat dari enam untuk jenis mixer ini.
2. Pisahkan dari kuning telur
Cara yang benar menyiapkan adonan telur untuk kue adalah dengan memisahkan putih telur dari kuning telur. Artinya, Anda lebih dahulu mengocok kuning telur secara terpisah. Jika sudah mengembang sempurna, campurkan ke dalam kuning telur.
3. Jangan campur dengan gula pada tahap awal
Saat mengawali mengocok putih telur untuk bahan kue, jangan langsung dicampur dengan gula. Setelah putih telur sudah mulai mengembang, boleh dicampurkan dengan gula. Tanda telur sudah mengembang adalah adonan putih telur mulai terlihat mengkilap, tidak tumpah jika wadah di balik, dan jika disentuh dengan ujung jari, putih telur bentuknya melengkung.
4. Sebaiknya gunakan wadah kaca
Sisa adonan mudah menempel pada wadah plastik, dan menyisakan lemak. Wadah yang kurang bersih seperti ini juga cukup mempengaruhi kualitas adonan putih telur.
5. Jika semua cara sudah dicoba namun ternyata kue tak juga mengembang sempurna, bisa jadi telur yang digunakan tidak segar. Tingkat kesegaran telur agak sulit dibedakan kasat mata, namun bisa dikenali dari adonan telur, apakah mengembang atau tidak. Jangan ragu untuk mengulang lagi dari awal untuk membuat adonan telur agar menghasilkan kue seperti yang diinginkan.
Semoga bermanfaat.
Tips Membuat Hasil Akhir Bolu Gulung Lebih Maksimal
Kunci sukses utama pembuatan bolu gulung sesungguhnya hanya pada pengovenan. Suhu saat berada dalam oven harus tepat, begitu juga dengan jangka waktu pengovenan. Selamat bereksperimen :)
1. Oven bolu dengan suhu 190 – 200 derajat celcius. Waktu yang dibutuhkan hanya 10 – 15 menit. Kalau bolu tidak coklat juga, segera pindahkan ke rak atas atau gunakan api atas, tetapi hanya sebentar saja. Kalau perlu ketika memakai oven atas, pintu oven dibuka.
2. Letakkan bolu gulung yang sudah matang di atas rak agar kulitnya tidak menempel di kertas atau di piring. Biarkan dingin.
3. Letakkan bolu yang sudah dingin di atas kertas dengan kulit atasnya menempel di kertas (terbalik). Oleskan selai/isi tipis-tipis agar saat digulung, isi tidak melejit keluar.
4. Khusus bolu gulung kukus, gulung selagi kue masih panas dan lentur.
5. Lebih baik lagi kalau kertas untuk menggulung bolu juga dialasi serbet hingga memudahkan penggulungan.
6. Tarik serbet kuat-kuat sambil ditekan dengan penggaris besi atau benda pipih lain agar bolu gulung bulat hasilnya.
7. Setelah bolu digulung, ikat kedua ujung kertas agar gulungan tidak kendur atau terlepas.
8. Biarkan kue dalam keadaan tergulung agak lama supaya saat dipotong gulungan tidak terbuka.
Bagi Anda yang belum sukses pada percobaan pertama, semoga kali ini bisa berhasil menggunakan tips diatas. Salam oseng-oseng!
1. Oven bolu dengan suhu 190 – 200 derajat celcius. Waktu yang dibutuhkan hanya 10 – 15 menit. Kalau bolu tidak coklat juga, segera pindahkan ke rak atas atau gunakan api atas, tetapi hanya sebentar saja. Kalau perlu ketika memakai oven atas, pintu oven dibuka.
2. Letakkan bolu gulung yang sudah matang di atas rak agar kulitnya tidak menempel di kertas atau di piring. Biarkan dingin.
3. Letakkan bolu yang sudah dingin di atas kertas dengan kulit atasnya menempel di kertas (terbalik). Oleskan selai/isi tipis-tipis agar saat digulung, isi tidak melejit keluar.
4. Khusus bolu gulung kukus, gulung selagi kue masih panas dan lentur.
5. Lebih baik lagi kalau kertas untuk menggulung bolu juga dialasi serbet hingga memudahkan penggulungan.
6. Tarik serbet kuat-kuat sambil ditekan dengan penggaris besi atau benda pipih lain agar bolu gulung bulat hasilnya.
7. Setelah bolu digulung, ikat kedua ujung kertas agar gulungan tidak kendur atau terlepas.
8. Biarkan kue dalam keadaan tergulung agak lama supaya saat dipotong gulungan tidak terbuka.
Bagi Anda yang belum sukses pada percobaan pertama, semoga kali ini bisa berhasil menggunakan tips diatas. Salam oseng-oseng!
Sunday, August 1, 2010
Nasi Cepat Basi? Ini Solusinya!
Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Yup, kalau nggak makan nasi, belum kenyang rasanya. Nah, apa jadinya kalau nasi tiba-tiba jadi basi keesokan harinya?
Nggak jadi makan dooong. Hehehehe..
1. Saat memasak nasi satu liter berilah air perasan jeruk nipis satu buah. Selain nasi tidak menjadi basi, nasi terlihat lebih putih dibanding tidak diberi jeruk nipis.
2. Kalau mau menaruh nasi yang baru matang di tempat nasi, jangan langsung ditutup. Agar uap air dari nasi tidak menetes lagi ke nasi.
3. Jika memasak nasi di rice cooker, taruh serbet bersih di antara tutup rice cooker agar uapnya bisa diserap dan tidak menyebabkan basi. Bila serbet sudah terlampau basah, ganti dengan serbet yang baru.
4. Kalau masih ada nasi sisa, sebaiknya diolah menjadi makanan berbahan dasar nasi, misalnya nasi goreng, omelet nasi gulung, atau resep lain kreasi Anda.
5. Cara praktis: masaklah nasi sesuai takaran penghuni rumah. Dengan begitu, selain nasi tidak basi, Anda juga nggak membuang-buang makanan kan? :)
Nggak jadi makan dooong. Hehehehe..
1. Saat memasak nasi satu liter berilah air perasan jeruk nipis satu buah. Selain nasi tidak menjadi basi, nasi terlihat lebih putih dibanding tidak diberi jeruk nipis.
2. Kalau mau menaruh nasi yang baru matang di tempat nasi, jangan langsung ditutup. Agar uap air dari nasi tidak menetes lagi ke nasi.
3. Jika memasak nasi di rice cooker, taruh serbet bersih di antara tutup rice cooker agar uapnya bisa diserap dan tidak menyebabkan basi. Bila serbet sudah terlampau basah, ganti dengan serbet yang baru.
4. Kalau masih ada nasi sisa, sebaiknya diolah menjadi makanan berbahan dasar nasi, misalnya nasi goreng, omelet nasi gulung, atau resep lain kreasi Anda.
5. Cara praktis: masaklah nasi sesuai takaran penghuni rumah. Dengan begitu, selain nasi tidak basi, Anda juga nggak membuang-buang makanan kan? :)
Emulsifier, si Pengembang Kue
Sering bermasalah saat membuat cake atau bolu? Misalnya saja ketika adonan tidak mengembang ataupun tekstur kue yang kasar. Bagi Anda yang masih pemula, bisa menggunakan bahan tambahan pembuat kue ini. Tak perlu takut adonananya tidak mengembang ataupun hasil kue jadi keras. Coba saja!
Membuat kue kadang jadi acara yang mengasyikkan di akhir pekan. Mencoba bermacam-macam resep yang sudah dikumpulkan dalam sepekan. Tapi terkadang kesal dengan hasilnya yang kurang memuaskan, mulai dari kue yang bantat, adonan tidak mengembang, ataupun tekstur kue yang tidak lembut.
Bagi Anda yang masih pemula, mungkin bisa menggunakan salah satu tambahan makanan ini. Emulsifier atau yang lebih dikenal dengan pengembang adonanan ini biasa digunakan untuk membantu mengembangkan adonan cake ataupun bolu. Karena sifatnya emulsifier ini berfungsi untuk mengikat udara dalam adonan sehingga membuat tekstur kue jadi halus lembut.
Kalau dulu saat membuat kue bahan yang digunakan harus dimasukkan secara bertahap, tapi dengan emulsifier Anda bisa memasukkan semua bahan dalam satu waktu. Anda hanya tinggal menunggu adonan di kocok hingga mengembang. Emulsifier dijual di pasaran dalam beragam jenis merk dagang. Contoh emulsifier yang sering digunakan adalah ovalet dan jugua TBM. Tapi kini banyak jenis baru hadir, seperti Strakies, Quick, Ryoto, dll.
Selamat membuat kue ^_^
Membuat kue kadang jadi acara yang mengasyikkan di akhir pekan. Mencoba bermacam-macam resep yang sudah dikumpulkan dalam sepekan. Tapi terkadang kesal dengan hasilnya yang kurang memuaskan, mulai dari kue yang bantat, adonan tidak mengembang, ataupun tekstur kue yang tidak lembut.
Bagi Anda yang masih pemula, mungkin bisa menggunakan salah satu tambahan makanan ini. Emulsifier atau yang lebih dikenal dengan pengembang adonanan ini biasa digunakan untuk membantu mengembangkan adonan cake ataupun bolu. Karena sifatnya emulsifier ini berfungsi untuk mengikat udara dalam adonan sehingga membuat tekstur kue jadi halus lembut.
Kalau dulu saat membuat kue bahan yang digunakan harus dimasukkan secara bertahap, tapi dengan emulsifier Anda bisa memasukkan semua bahan dalam satu waktu. Anda hanya tinggal menunggu adonan di kocok hingga mengembang. Emulsifier dijual di pasaran dalam beragam jenis merk dagang. Contoh emulsifier yang sering digunakan adalah ovalet dan jugua TBM. Tapi kini banyak jenis baru hadir, seperti Strakies, Quick, Ryoto, dll.
Selamat membuat kue ^_^
Subscribe to:
Posts (Atom)


.jpg)


